Frank Lampard Jiplak Sistem Antonio Conte? ,Kalahkan Mourinho dengan 3-4-3

Frank Lampard Jiplak Sistem Antonio Conte? ,Kalahkan Mourinho dengan 3-4-3 – Manajer Chelsea, Frank Lampard dengan tegas membantah klaim Jose Mourinho bahwa dia menduplikasi proses milik Antonio Conte. Frank Lampard sanggup mengalahkan Mourinho dengan racikan taktik yang dibikin sendiri.

Frank Lampard Jiplak Sistem Antonio Conte? ,Kalahkan Mourinho dengan 3-4-3

Chelsea mengalahkan Tottenham terhadap laga pekan ke-18 Premier League, Minggu (22/12/2019) malam WIB. Pada laga di Tottenham Hotspur Stadium tersebut, The Blues menang dengan skor 0-2.

Dua gol Chelsea diborong pemain asal Brasil, Willian. Gol pertama dicetak terhadap menit 12 dari sepakan melengkung yang indah. Gol ke-2 terjadi dari eksekusi penalti terhadap menit ke-45.

Chelsea kini tercatat sebagai tim pertama yang mengalahkan Tottenham di kandangnya terhadap masa Jose Mourinho. Chelsea pun kian kokoh berada di posisi keempat klasemen Premier League dengan 32 poin.

Frank Lampard Bantah Tiru Sistem Conte

Pasca dikalahkan Chelsea, Jose Mourinho menyebut Frank Lampard sudah mengikuti proses yang diterapkan Antonio Conte kala melatih Chelsea. Namun, klaim manajer asal Portugal itu segera dibantah Frank Lampard.

“Cara kami memainkannya dan pesan yang saya berikan berbeda,” kata Lampard dikutip dari web formal Chelsea.

“Ini lebih ke dapatkahIDN Poker Online ini menjadi proses yang menopang kami bertahan dan melawan Tottenham, dengan cara mereka bermain? Itu adalah pilihan saya untuk memainkannya, bukan karena para pemain memahaminya. Para pemain menerapkan konsep dengan terlalu baik, layaknya yang kami semua lihat,” katanya.

Pada laga melawan Tottenham, Chelsea sesungguhnya tampil beda. Frank Lampard turun dengan Mengenakan formasi 3-4-3. Formasi ini jarang dipakai terhadap masa Frank Lampard yang lebih persis dengan formasi 4-2-3-1 sejak tetap di Derby County.

Formasi 3-4-3 sesungguhnya tidak asing bagi sejumlah pemain Chelsea karena dua musim lalu dipraktikkan secara reguler oleh Antonio Conte.

Dengan formasi 3-4-3, maka Promo Poker OnlineFrank Lampard punya pemain lebih di segi lapangan. Baik dikala menyerang atau bertahan. Menurut Frank Lampard, cara ini paling efisien untuk meredam model bermain Tottenham yang terlalu kompak dikala bertahan.

“Punya bek sedang tambahan berikan Anda elemen bantuan terhadap perihal itu [serangan Tottenham], terutama dengan bek sedang atletis yang kami miliki. Mereka tidak pernah sanggup melewatinya.”

“Tetapi segi paling penting dalam kesimpulan saya adalah apa yang sanggup diberikan terhadap serangan kami, dalam perihal mengendalikan penguasaan bola. Tottenham bertahan memadai kompak, kami mesti menggunakan lebar lapangan dan bek sayap menopang Anda lakukan itu,” mengetahui Frank Lampard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *