Jaksa Kasus Novel Baswedan Meninggal Dunia

Beskal Penggugat Biasa Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin tewas bumi, pada Senin( 17 atau 8). Fedrik ialah salah satu beskal yang menanggulangi permasalahan penyiraman air keras kepada interogator KPK, Roman Baswedan.

” Innalillahi wainnailaihi rojiun… sudah berpulang ke rahmatullah kerabat kita Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin, SH. MH, Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Negara Jakarta Utara pada hari ini Senin 17 Agustus 2020,” ucap Kepala Pusat Pencerahan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono lewat catatan pendek.

Fedrik tewas jam 11. 00 Wib siang mulanya di Rumah sakit Pondok Bagus Bintaro. Beliau diucap mengidap komplikasi penyakit gula.

Fedrik tadinya luang viral di alat sosial berakhir nampak unggah gambar dengan benda elegan. Unggahan itu juga menemukan pendapat dari netizen yang mempersoalkan pemasukan Fedrik bagaikan beskal.

Perkataan gelisah perasaan ikut di informasikan Roman.” Ikut berkabung perasaan. Mudah- mudahan Allah memaafkan seluruh dosanya serta diperoleh seluruh kebaikan ibadahnya,” tutur Roman.

Pihak Komisi Kejaksaan juga luang berencana memanggil Fedrik buat menjelaskan unggahan itu pada Juni kemudian.

Fedrik diucap mungkin melanggar determinasi prinsip sikap beskal serta peraturan beskal agung mengenai pola hidup simpel, tercantum pula isyarat etik pekerjaan beskal.

Tetapi dikala itu belum terdapat perkembangan lagi terpaut pemanggilan Fedrik.

Beskal permasalahan Roman dikenal menuntut pelakon penyiraman air keras pada Roman 1 tahun bui. Desakan itu dikala itu memanen polemik di warga sebab dikira sangat enteng. Badan juri setelah itu memidana pelakon 2 tahun bui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *