Kubu Moeldoko Ancam Polisikan Andi Mallarangeng soal Demokrat

Kubu Moeldoko Ancam Polisikan Andi Mallarangeng soal Demokrat

Kubu Moeldoko Ancam Polisikan Andi Mallarangeng soal Demokrat

Kepala Komunikasi Publik Partai Demokrat kubu Moeldoko, Razman Arif Nasution merencanakan melaporkan Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Andi Mallarangeng ke polisi tentang pernyataannya yang menuding pemerintah merestui Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Bandar Taruhan
“Andi Mallarangeng menuduh dengan terang-terangan dengan menyebutkan pemerintah sudah mengintervensi Partai Demokrat sebab menolong KLB. Ini bakal kita laporkan kepada pihak yang berwajib (polisi),” kata Razman di Mall Bellagio, Jakarta, Selasa (9/3).

Razman membantah tudingan yang dilontarkan Andi tersebut. Ia mengklaim pemerintah netral menyikapi gejolak di internal partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Sampai hari ini Pak Jokowi tidak dulu ngomong apapun. Dan Menko Polhukam Pak Mahfud amat netral, sangat-sangat netral di dalam statement-nya,” ujarnya.

Sebelumnya, Andi jadi kuatir Presiden Jokowi merestui manuver Moeldoko merebut kepemimpinan AHY di Demokrat. Andi menyaksikan posisi Moeldoko selaku kepala staf kepresidenan, yang merupakan lingkaran dekat istana.

“Kalau betul dilakukan dan dibiarkan, aku kuatir ini sebenarnya pemerintahan Pak Jokowi melewatkan kejadian-kejadian semacam ini,” kata Andi di dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (6/3).

“Membiarkan terjadinya intervensi dari orang yang sedang berkuasa. Jabatan Pak Moeldoko itu KSP, itu jabatan politik, lantas melaksanakan gerakan-gerakan politik,” ujarnya menambahkan.

Forum KLB tersebut digelar sejumlah pendiri dan mantan kader Demokrat yang tak bahagia dengan kepemimpinan AHY.

Selain Moeldoko, Marzuki Alie ditetapkan sebagai ketua dewan pembina. Sementara Jhoni Allen Marbun ditunjuk sebagai sekretaris jenderal. Kubu Moeldoko mengklaim sudah menyerahkan hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham untuk beroleh legalitas.

Kunjungi Juga : Berita Seputar Politik Dalam Negeri

Namun, Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Baroto menyebutkan pihaknya belum menerima pendaftaran kepengurusan Demokrat kubu Demokrat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *