Aroma Dinasti Politik Keluarga Amien Rais di Partai Ummat

Aroma Dinasti Politik Keluarga Amien Rais di Partai Ummat

Aroma Dinasti Politik Keluarga Amien Rais di Partai Ummat

Politikus senior Amien Rais baru saja mendeklarasikan Partai Ummat terhadap Kamis (29/4). Partai baru bernafaskan Islam sempalan Partai Amanat Nasional (PAN).
Pasang Bola
Pendirian Partai Ummat mendapat perhatian publik apalagi sebelum akan formal dideklarasikan. Sebab, Amien Rais membentuk partai berikut pasca konflik dengan Zulkifli Hasan di Kongres V PAN terhadap 11 Februari 2020.

Baru saja dideklarasikan, Partai Ummat segera memetik sindiran dari PAN. Politikus PAN Guspardi Gaus menyindir udara oligarki di tubuh Partai Ummat lantaran Ketua Umumnya dijabat oleh menantu Amien Rais, yakni Ridho Rahmadi. Amien Rais sendiri jadi Ketua Majelis Syuro.

“Karena ini menantu Pak Amien, penduduk dapat menilai apakah namanya ini oligarki atau partai dibentuk didalam proses kerajaan dan sebagainya. Tentu penduduk sudah cerdas, kita persilakan penduduk menilai,” kata Guspardi selagi dihubungi, Kamis (29/4).

Putra Amien, yakni Hanafi Rais termasuk disebut-sebut dapat bergabung. Diduga kuat dapat mengisi jabatan strategis di partai itu. Jika benar demikian, maka ada lebih dari satu anggota keluarga Amien di posisi strategis partai.

Terbaru, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menyebut dua anak Amien lainnya berpeluang besar turut bergabung. Mereka adalah Hanum dan Baihaqy Rais yang selagi ini menjabat anggota DPRD DI Yogyakarta fraksi PAN.

“Kemungkinan ya, jadi kesempatan ini saya sampaikan sekaligus sebagai harapan gitu ya, peluangnya Insyaallah besar. Hanya saja sebenarnya timing-nya beliau berdua memiliki renungan yang lebih pas dan yang paling sadar mereka,” ungkap Ridho di kediaman Amien Rais, Depok, Sleman, DIY, Kamis (29/4).

“Tapi, saya percaya insyaallah seyakin-yakinnya mereka dapat bergabung,” sambung menantu Amien Rais tersebut.

Ridho turut membahas soal kesempatan ipar lainnya, yakni Mumtaz Rais untuk berhimpun ke Partai Ummat yang berlambang bintang emas.

Bantah Bentuk Dinasti
Ridho mahfum saat ada yang menyindir Partai Ummat dapat jadi dinasti keluarga Amien Rais. Dia menyerahkan kepada publik untuk menilainya.

“Itu biar publik menilai, gara-gara ini perlu proses termasuk untuk membuktikan bahwa itu terkecuali dimaknai secara negatif itu nanti terbukti dapat pelan-pelan sudah salah, gitu,” ucapnya.

Ia memastikan bahwa Partai Ummat terbuka bagi siapa saja yang memiliki kapasitas dan sejalan didalam ideologi perjuangan. Majelis Syuro Partai Ummat memiliki kontrol penuh menjaring kader-kader potensial.

Ridho membuktikan partainya terbuka bagi siapa saja yang sejalan dengan visi misi. Bahkan, meski terlampau identik dengan Islam, Partai Ummat termasuk terbuka terkecuali ada nonmuslim yang ingin bergabung.

Bahkan, sudah ada lebih dari satu yang jadi penanggungjawab. Mereka berasal dari Papua Barat.

“Kalangan non muslim termasuk. Salah dua PIC (person in charge) kita itu yang dari Papua Barat itu non muslim dan saya terlampau terenyuh gara-gara progres mereka saat melaporkan hampir seratus prosen kabupaten sudah Insya Allah ready,” klaimnya.

Ridho termasuk menyongsong sejumlah orang yang menurutnya dapat digolongkan barisan sakit hati terhadap Pilpres 2019 lalu. Mereka adalah Neno Warisman, MS Kaban serta Buni Yani.

Menurutnya, mereka adalah orang-orang yang istiqomah berjuang dengan apa yang diyakininya. Tak kasus terkecuali sering berpindah-pindah group atau partai.

Kunjungi Juga : Berita Seputar Politik Dalam Negeri

“Saya lebih bahagia bahagia menggunakan kata bahwa orang-orang ini yang sebenarnya istiqomah berjuang, yang sama sekali mesti berganti baju, berganti perahu, masih membawa stimulan perjuangannya. Jadi selagi orang-orang ini mendekat, saya malah bener-bener takjub, jadi bukan barisan sakit hati,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *