Debat Saat Rapat, Anggota DPRD Takalar Dipukul Double Stick

Debat Saat Rapat, Anggota DPRD Takalar Dipukul Double Stick

Debat Saat Rapat, Anggota DPRD Takalar Dipukul Double Stick

Dua bagian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjadi korban penganiayaan oleh sesama bagian Dewan. Kericuhan berjalan waktu rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) di area Badan Musyawarah DPRD, Senin (3/5).
Pasang Bola
Saat berjalan perdebatan, tiba-tiba Ketua Badan Kehormatan DPRD Takalar Andi Noor Zaelan mengeluarkan double stick berasal dari pinggangnya. Politikus PDIP itu langsung menghantam bagian Fraksi PBB Johan Nojeng dan bagian Fraksi PAN Bakri Sewang.

Akibat hantaman tersebut, ke-2 korban mengalami luka robek di bagian kepala dan luka memar di bagian lengan. Keduanya pun kudu menekuni perawatan medis di Rumah Sakit Padjonga Dg Ngalle Takalar.

Kasubag Humas Polres Takalar AKP Zeim Arman menyatakan atas kejadian itu mereka melaporkan kasus penganiayaan. Saat ini Polres Takalar tetap mendalami kasus tersebut.

“Kedua belah pihak saling melapor bahwa berjalan penganiayaan waktu rapat di kantor DPRD,” kata Zeim, Selasa (4/5).

Zeim menyatakan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar sedang menghendaki keterangan baik terhadap pelapor maupun saksi-saksi yang berada di lokasi waktu kejadian.

Kunjungi Juga : Berita Seputar Politik Dalam Negeri

“Pelapor dan saksi waktu ini tetap dimintai keterangan. Tapi yang jelasnya tiap tiap laporan masuk itu pasti kita bakal tindaklanjuti,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *